Alhamdulillah prosesi penyembelihan hewan qurban sebanyak 2
ekor sapi 13 ekor kambing berjalan dengan lancar. 250 bungkus daging qurban
didistribusikan kepada Yatim & Dhuafa binaan Pantiasuhan Achmaddahlan dan
Pam Nyai Walidah Surabaya beserta masyarakat dilingkungan sekitar panti asuhan.Jazakallahu khoir ....Terima kasih kami sampaikan kepada para bapak / ibu / lembaga
donatur yang sudah mempercayakan hewan qurbannya kepada kami untuk dibagikan
kepada para Yatim & Dhuafa binaan kami.Semoga Allah SWT menerima hewan qurban bapak / ibu / lembaga
donatur dan menambah ketaqwaaan dan diberikan keberkahan.Amiiinnn....
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Selamat Datang di Blog kami semoga Bermanfaat..aamiin.
Tampilkan postingan dengan label Info Persyarikatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Persyarikatan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 15 Agustus 2019
Jumat, 09 Agustus 2019
Meraih Medali Emas, SD Muhammadiyah 11 Surabaya Kibarkan Merah Putih di Singapura
Singapura : “ Menjelang Perayaan Kemerdekaan Ke 74 Republik Indonesia, SD
Muhammadyah 11 Surabaya Mendapatkan Anugerah yang luar Biasa berupa 2 Prestasi
membanggakan yaitu Sebagai Sekolah Terbaik ke 2 secara kuantitas dan Kualitas
Tingkat Kota Surabaya.
Dan Satu lagi Prestasi Internasional Telah Berhasil diraih
SD Muhammadiyah 11 Surabaya yaitu Meraih Medali Emas dalam Ajang International
Mathematics Contest Singapore (IMCS) 2019 ke -15, tanggal 2 - 5 Agustus 2019 di
Singapore .
Dialah Seorang siswa bernama “ Muhammad Izzuddin Al Qosam Yahya “ kelas 5
SD Muhammadiyah 11 Surabaya yang berhasil Meraih Medali Emas dalam Ajang ajang
International Mathematics Contest Singapore (IMCS) 2019 ke -15, tanggal 2 - 5
Agustus 2019 di Singapore ( Saat mengikuti Lomba masih masuk leves kelas 4,
tapel 2018 – 2019 ).
Senin, 22 Juli 2019
'Aisyiyah Krembangan Raih 3 Piala Lomba Milad 'Aisyiyah ke-105*
PCA Krembangan Meraih Prestasi Membanggakan >>>
Menyemarakkan puncak Milad 'Aisyiyah ke-105 yang dipusatkan di
Tauhid Tower gedung UM.Surabaya lt 13, Aisyiyah Krembangan mengajak 43
anggotanya untuk berpartisipasi dalam perhelatan tersebut.
Kegiatan
Milad pada hari Ahad (21/7 2019) menyedot banyak peserta karena selain
bertepatan pada hari libur juga karena tradisi Aisyiyah dimana setiap menggelar
acara pesertanya selalu berjibun.
Untuk
menyukseskan kegiatan Milad kali ini Aisyiyah Krembangan mengikuti seluruh
rangkaian lomba pada tgl 23 Juni 2019 dengan 7 jenis lomba diantaranya lomba
merias wajah, mading, kultum, cerita sejarah Aisyiyah Cabang, memasak, senam
lansia, dan sosialisasi TB
Alhamdulillah pada lomba kali ini PCA Krembangan mendapat 3
kejuaraan yaitu juara 1 merias wajah yang diwakili duo generasi millenial yaitu
Mbak Bella Prima Medisica putri pasangan Bapak Ir. H. Primi Hariono - Ibu Hj.
Rahmi Aprilawati, MM yang juga cucu mantan Wakil Ketua PD. Aisyiyah Kota
Surabata Ibu Hj. Tien Masrufah.
Sedangkan modelnya adakah Mbak Alma Robihah Suandari putri alm.
Bapak H. Sukaryadi (wakil ketua MPKU PCM Krembangan)- Ibu Aning Handari R
(Anggota PCA Krembangan)
Sedangkan lomba mading meraih juara Harapan 2 diwakili oleh
Yuni, Sampurna, SE. (Bendahara Majelis Dikdasmen), Fitri Yuliana Dj, SE.
(Sekretaris Majelis Dikdasmen), dan Intan Pradana (Ketua PC. Nasy'iah
Krembangan)
Tak ketinggalan Kultum juga meraih Harapan 1 yang diwakili Ustadzah
Robica, M.Pd (Ketua Majelis Kesehatan yang juga sehari-hari sebagai guru SD
MuhlaS)
Semoga semarak Milad tahun 2019 membawa manfaat bagi seluruh
Cabang sekota Surabaya dan semakin memberdayakan anggotanya untuk berkiprah
ditengah tengah umat (mur's)
Kamis, 08 Maret 2018
Penasaran Dengan Muhammadiyah Krembangan, PP Muhammadiyah & PP Aisyiyah Kunjungi Panti Asuhan & Klinik PCM Krembangan
muhammadiyahkrembangannews.: “ Program Save Walidah yang diluncurkan
Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan yang Viral tidak hanya level Kota
Surabaya tetapi sudah Viral sampai level Nasional Bahkan Internasional telah
membuat Majelis Pembina Kesehatan Umum ( MPKU ) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan
Majelis Keejahteraan Sosial ( MKS ) Pimpinan Pusat Aisyiyah penasaran untuk
berkunjung ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan.
Selasa, 19 Desember 2017
Ketika MACAN Beraksi Rame-Rame .......
Istilah MACAN menjadi kini Viral dikalangan warga
Surabaya khususnya di Komunitas Peduli Yatim Piatu dan Dhuafa. MACAN sebuah istilah yang tiba-tiba muncul di Group Sava Walidah menanggapi begitu
Besarnya Antusiasme para Ibu-Ibu yang Berebutan Kavling Surga dengan membantu
Membeli Rumah untuk Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai Waiidah.
“ Dijual Rumah Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai Walidah
“ Sebuah pesan tertulis yang terpampang di sebuah Baliho / Banner Besar di
Depan Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai Walidah Telah Menggugah & Menggerakkan
Hati Para MACAN untuk terjun langsung Membantu Membelikan Rumah untuk Panti
Asuhan Muhammadiyah Nyai Waliidahh.
Kamis, 14 Desember 2017
HOAX , Alumni SMU Mujahiddin Rame-Rame Datangi Panti Asuhan ! Ternyata ????
>" Belasan Alumni SMU Mujahidin Surabaya Angkatan 1998 Bersilaturrahim ke Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai Walidah. Kehadiran Bapak Ibu Alumni SMU Mujahiddin Surabaya dipimpin oleh Bapak Erwin yg lebih akrab dipanggil Big Panzer karena tubuh beliau yg Besar.
Rombongan Alumni SMU Mujahiddin disambt oleh Pengurus & Panitia Pembelian Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai antara lain : " Bapak H. Muhammad Yamin, Bapak Slamet Supriyadi, Ibu Ary, dan Bu Reni.
Senin, 20 November 2017
Belajar Strategi Penutupan Lokalisasi, MUI Banyuwangi Silaturrahim ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan
Pimpinan
Cabang Muhammadiyah Krembangan mendapat kunjungan tamu istimewa yaitu Dewan
Pimpinan Majelis Ulama Kabupaten Banyuwangi. Pada hari Sabtu, 18 Nopember 2017
DP MUI Banyuwangi yang berjumlah 20 orang yg dipimpin langsung oleh ketua
Banyuwangi, KH. Muhammad Yamin,LC bersilaturrahim ke PCM Krembangan.
Rombongan
DP MUI Banyuwangi disambut dengan hangat oleh PC. Muhammadiyah & PC.
Aisyiyah Krembangan yang dipimpin oleh Bapak Sutikno,S.Sos ( Ketua PC.
Muhammadiyah Krembangan ).
Dalam
sambutannya, ketua MUI Banyuwangi, KH. Muhammad Yamin,LC menyampaikan bahwa
kehadiran MUI Banyuwangi ke PCM
Krembangan adalah untuk belajar mengenai keberhasilan Muhammadiyah &
Aisyiyah Krembangan dalam membantu pemerintah menutup Lokalisasi Prostitusi di
Krembangan ( Dupak Bangusari & Tambak Asri / Kremil ), beliau menyampaikan
bahwa di Banyuwangi juga ada tempat prostitusi yg kendalanya apabila satu
tempat ditutup akan berpindah ke Lokalisasi Lain bahkan turun ke jalanan yg
tentunya bisa menimbulkan masalah sosial baru.
Rabu, 13 September 2017
Terus Bantu Rohingya, Muhammadiyah Dirikan Pasar di Rakheine State
Melalui dana bantuan yang
diterima Lembaga Zakat Persyarikatan Muhammadiyah, LazisMu, akan dibangun pasar
di Rakhine State, Myanmar. Pasar ini diharapkan sebagai bentuk rekonsiliasi dan
upaya pemulihan ekonomi warga.
Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster
Management Center (MDMC), Rahmawati Husein, dalam siaran persnya mengatakan,
pasar perdamaian dibangun bukan hanya untuk memulihkan perekonomian di Rakhine
State. Tetapi juga, diharapkan sebagai simbol perdamaian.
“Apalagi pasar menjadi tempat
bertemunya semua kalangan dan warga dari berbagai etnis dan golongan, tersedia
pasar yang representatif dan menjaga kesempatan untuk bertransaksi dengan baik,
membangun kesempatan yang sama mengembangkan perekonomian, dan tentu kampanye
perdamaian dan rekonsiliasi bisa berjalan secara organik dan simbolik,” papar
Rahmawati, yang juga Pengarah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),
Jumat 8 September 2017.
Selasa, 12 September 2017
Pemuda Muhammadiyah : Hanya Manusia Yang Peduli Dan Mengerti Tentang Rohingya !!!
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah
Kabupaten OKU, Provinsi Sumatera Selatan, Bersama Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah Melaksanakan Aksi Bela Rohingya Termasuk Penggalangan
Dana Bersama Aliansi Pemuda Islam OKU Peduli Rohingya , yang juga didalamnya
ada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) serta KAMMI OKU RAYA.
Dalam Kegiatan ini , Juga terdapat dukungan dari Pimpinan
Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Marratu Fahri,
S.I.P, M.I.P.
Infaq Jum’at Masjid Muhammadiyah se-Jatim Disalurkan ke Rohingya
Derita etnis Muslim Rohingya di Myanmar kembali menggugah
nurani kemanusiaan. Sejak 1982, etnis Rohingya telah mengalami persekusi dan
pengusiran berulang kali. Terakhir, ribuan orang harus melarikan diri karena
kebrutalan militer Myanmar. Jumlah korban pun kurang lebih 1.000-an orang,
termasuk perempuan dan anak-anak.
Menyikapi hal ini, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menginstruksikan agar Pimpinan Daerah (PDM) se-Jawa Timur melakukan penggalangan dana untuk disalurkan pada etnis Muslim Rohingya.
“Menginstruksikan kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Jawa Timur untuk mengkoordinasikan penggalangan dana dalam rangka meringankan penderitaan saudara kita Muslim Rohingya,” demikian salah satu petikan surat bernomor 745/INS/II.0/C/2017 yang dikeluarkan pada 14 Dzulhijjah 1438 H bertepatan 5 September 2017, Ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris PWM Jatim, DR Saad Ibrahim dan Ir Tamhid Masyhudi, dijelaskan setidaknya ada 3 cara penggalangan dana yang dapat dilakukan. Pertama, dari anggota dan simpatisan Muhammadiyah.
Senin, 11 September 2017
Ketum PP Muhammadiyah : Ormas Jangan Main Hakim Sendiri di Negara Hukum
Sehubungan dengan terjadinya pembubaran kegiatan Daurah
Tahfidzul Quran yang terjadi di Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah oleh
sekelompok orang yang mewakili organisasi kemasyarakatan tertentu, Ketua Umum
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyesalkan tindakan tersebut.
“Tindakan main hakim sendiri seperti itu
apapun alasannya tidak boleh dilakukan
oleh masyarakat atau organisasi kemasyarakatan”, ujar Haedar Nashir ketika
dihubungi redaksi muhammadiyah.id pada Ahad (10/9).
Muhammadiyah Jatim Sudah Kumpulkan 1 Miliar Untuk Rohingya
Tragedi Kemanusiaan yang dialami
Muslim Rohingya mengunggah simpati dan kepedulian di berbagai daerah tidak
terkecuali Jawa Timur, sejak seminggu yang lalu Muhammadiyah melalui Lazismu
telah menggalang dana kemanusiaan untuk rohingya dengan semangat membantu untuk
sesama.
Tabulasi perolehan dana
kemanusiaan untuk rohingya hingga pagi ini 11 September 2017 secara nasional
telah mencapai 3,5 Miliar yang dihimpun dari Lazismu berbagai daerah di Indonesia
dan terus akan bergerak mengumpulkan donasi
Yang menarik adalah wilayah yang
paling banyak mengumpulkan donasi adalah dari Muhammadiyah Jawa Timur , melalui
Lazismu wilayah Jatim telah terkumpul donasi kemanusiaan untuk rohingya senilai
1 Miliar lebih tentu ini pencapaian yang patut diapresiasi bahwa kepercayaan
masyarakat menyalurkan donasi lewat Muhammadiyah cukup tinggi.
Untuk wilayah Jawa Timur
donasi rohingya terbanyak dikumpulkan oleh Muhammadiyah Lamongan disusul
Muhammadiyah Kota Surabaya, publikasi dan update laporan penerimaan dana
kemanusiaan ini sebagai bentuk transparansi dan memotivasi untuk lebih massif
menggalang bantuan untuk saudara – saudara kita di Rohingya
Kamis, 07 September 2017
Miliki Akses ke Myanmar, Lazismu Galang Donasi Rohingya !
Indonesia merupakan satu-satunya negara yang memiliki
akses mendistribusikan bantuan bagi etnis Rohingya yang menjadi korban
diskriminasi dan kekerasan di Myanmar. Organisasi donasi kemanusiaan milik
Muhammadiyah, Lazismu, jadi garda depan membawahi sebanyak 11 organisasi serupa
sedunia untuk mendistribusikan bantuan bagi kaum Rohingya.
Direktur Utama Lazismu Andar Nubowo mengatakan, pihaknya
akan mendata apa saja kebutuhan kaum Rohingya. Hal itu penting agar bantuan
yang diberikan tepat sasaran. “Pekan depan, kami akan kirim 10 tim advance
untuk memetakan apa saja yang dibutuhkan di sana. Jangan sampai nanti butuhnya
bahan pangan, malah kita kasih yang lain,” ujar Andar di Sekretariat Amnesty
International bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/9/2017).
Rabu, 06 September 2017
Pemuda Muhammadiyah Desak Dubes Myanmar Pergi dari Indonesia
Apa yang terjadi di Myanmar bukan sekadar konflik.
Namun, pembantaian. Pembantaian yang sudah lama berlangsung namun dunia seolah
tak mampu berbuat apa-apa. Sekedar bersikap pun gak ada, tidak ada yang
menunjukkan keprihatinan dan empati.
Pemuda Muhammadiyah menyoroti tegas kejahatan kemanusiaan ini. “Tahun yang lalu, saya bersama delegasi Religion for Peace sempat mencoba mediasi dialog dan masuk Ke Camp pengungsian etnis Rohingya, namun tidak bisa”, tegas Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua PPPM.
Pemuda Muhammadiyah menyoroti tegas kejahatan kemanusiaan ini. “Tahun yang lalu, saya bersama delegasi Religion for Peace sempat mencoba mediasi dialog dan masuk Ke Camp pengungsian etnis Rohingya, namun tidak bisa”, tegas Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua PPPM.
Jadi Sudah lama berbagai mediasi dialog dan lobby
terhadap pemerintah Junta Militer sampai dengan pemerintah hasil pemilu saat
ini yang dikendalikan oleh Peraih hadiah Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi, dilakukan
berbagai komponen, namun selalu gagal dan tidak berbuahkan hasil yang
signifikan Bagi perdamaian dan penghentian kekerasan kepada Etnis Rohingya.
“Misi-misi Kemanusiaan seperti bantuan logistik dan
kesehatan sulit menembus dan mendapat Akses, jadi menurut kami yang paling
dibutuhkan saat ini, oleh etnis Rohingya yang Sedang dihadapkan dengan fakta
pembantaian oleh militer Myanmar bukan bantuan logistik dan kesehataan. Tapi,
tekanan Politik dari dunia terhadap pemerintah Myanmar yang Sedang melakukan
pembantaian”, lanjut Dahnil.
PBB seharusnya menekan Myanmar secara Politik, menghukum Mereka, Karena terang melakukan kejahatan Kemanusiaan secara brutal, dan seolah dunia melegalkan pembantaian tersebut.
PBB seharusnya menekan Myanmar secara Politik, menghukum Mereka, Karena terang melakukan kejahatan Kemanusiaan secara brutal, dan seolah dunia melegalkan pembantaian tersebut.
“Kami berharap pemerintah Indonesia bisa memimpin
menyampaikan sikap tegas dan terang dalam bentuk tekanan Politik luar Negeri
dengan menghimpun Negara-Negara yang peduli dengan tragedi Kemanusiaan di
Myanmar tersebut”, lanjutnya.
Pemuda Muhammadiyah mendesak perlu pemerintah
Indonesia untuk tegas misalnya melakukan peringatan diplomasi yang keras
misalnya dengan menarik Dubes RI dari Myanmar, dan meminta Dubes Myanmar di
Indonesia untuk meninggalkan Indonesia selama perilaku “legalisasi” pembantaian
etnis Rohingya dihentikan dan menemukan jalan damai.
Bahkan, pada taraf berikutnya meminta Sidang khusus
ASEAN agar mengeluarkan Myanmar dari keanggotaan ASEAN dan menghimpun
Negara-Negara yang menjunjung tinggi HAM untuk melakukan embargo terhadap
Myanmar. political diplomacy pressure seperti ini agaknya belum dilakukan oleh
dunia, termasuk oleh Indonesia.(sp/red)
Selasa, 05 September 2017
Muhammadiyah Desak PBB dan Pemerintah Mengatasi Krisis Kemanusiaan Rohingya
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendesak PBB, ASEAN, dan Pemerintah Indonesia
segera mengambil sikap untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang dialami etnis
Rohingya, Myanmar. Pernyataan sikap PP Pusat Muhammadiyah terkait Genosida
Etnis Rohingya itu tertuang dalam surat bernomor: 396/PER/I.0/H/2017.
Surat
Sebagai respon terhadap perkembangan terkini di Myanmar itu ditandatangani oleh
Ketua PP Muhammadiyah Bahtiar Effendy dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul
Muti. Berikut isi surat pernyataan sikap Pengurus Pusat Muhammadiyah
tersebut :
Minggu, 03 September 2017
Muhammadiyah Krembangan BerQurban 1438 H
Alhamdulillah, Segala Puji Hanya Pada Allah SWT. Sholawat dan Salam Semoga tetap tercurahkan pada tauladan ummat Rasulullah Muhammad SAW. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh jajaran Majelis Pelayanan Sosial, Majelis Tabligh, Kepala / Ketua Amal Usaha Muhammadiyah Krembangan serta Seluruh Masyarakat yang telah mempercayakan amaliyah Qurbannya kepada Muhammadiyah Krembangan. Semoga Amal Ibadah kita semua diterima Allah SWT...Aamiin...
Pelaksanaan Kegiatan Idul Qurban yaitu Sholat Ied dan Pemotongan serta pembagian Qurban terbagi dalam beberapa titik / posko yang tersebar di beberapa kelurahan di wilayah kerja Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan.
Jumat, 11 Agustus 2017
Pernyataan Sikap PP Muhammadiyah Terkait PERPPU Ormas
JAKARTA, Suara Muhammadiyah-Setelah melalui sidang pleno, Pimpinan Pusat
Muhammadiyah akhirnya menyatakan sikap resminya terkait Perppu Nomor 2 Tahun
2017 tentang Organisasi Masyarakat atau PERPPU Ormas. Sikap Muhammadiyah ini
tertuang dalam Pernyatan Sikap Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor
364/PER.I.O/A/2017. Pernyataan yang ditandatangani langsung oleh ketua umum PP
Muhammadiyah Haedar Nashir dan sekretaris umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti itu
memuat enam poin penting.
Pernyataan bertanggal 2 Agustus 2017 itu mempertegas
komitmen Muhammadiyah untuk mendukung Negara Pancasila, dan menolak pemutlakan
gagasan Khilafah Islamiyah. “Muhammadiyah menolak paham yang memutlakkan sistem
kekhalifahan Islam yang disertai sikap menegasikan pilihan politik Islam
lainnya dengan menuding sebagai sistem di
luar Islam (tidak lslami, sistem thaghut),
lebih-lebih apabila disertai gerakan untuk mengganti sistem politik yang
telah berlaku pada setiap negara Islam atau negara Muslim.”
Senin, 18 April 2016
" Maklumat PP Muhammadiyah, Awal Puasa 6 Juni 2016 "
Yogyakarta- Pimpinan Pusat Muhammadiyah
mengeluarkan Maklumat NOMOR:01/MLM/I.0/E/2016 tentang Penetapan Hasil
Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1437 Hijriah. Dalam Maklumat penetapan
hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah yang ditandatangani Ketua Umum PP
Muhammadiyah Haedar Nashir, dan Sekretaris Umum Abdul Mu'ti tersebut, awal
Ramadan akan dimulai pada 6 Juni 2016.
Idul Fitri atau tanggal 1 Syawal 1437
Hijriah akan jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2016, dan Idul Adha bertepatan pada
hari Senin 12 September 2016. Berikut hasil lengkap hisab Ramadan, Syawal, dan
Zulhijah 1437 Hijriah.
RAMADAN 1437 H
1. Ijtimak jelang Ramadan 1437H
terjadi pada hari AhadLegi, 5 Juni 2016 M pukul 10:01:51WIB.
Sabtu, 27 Februari 2016
" Kilas Balik Serah Terima Jabatan PC Muhammadiyah Krembangan dan Majelis, Masa Jabatan 2015 - 2020 "
Krembangan - " Setelah melaksanakan Musycab pada tanggal 24 Januari 2016, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan Kota Surabaya masa jabatan 2015 - 2020 Melaksanakan Rangkaian kegiatan organisasi yaitu : " Serah Terima Jabatan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan Beserta Majelis " yang dilaksanakan pada Hari Kamis 25 Februari 2016 di SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Jl. Dupak Bangunsari 37 - 41 Surabaya.
Acara dimulai pukul 20.30 WIB dibuka oleh MC Bp. Yusuf Abu Sulthon. Acara diawali dengan Pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ananda Achmad Mujjaddid ( PRPM Morokrembangan ) dan dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Muhammadiyah Sang Surya, seluruh peserta yang hadir berdiri dan dengan khidmat menyanyikan Mars Muhammadiyah.
Setelah menyanyikan mars Muhammadiyah selesai. Acara berikutnya adalah Kajian singkat yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Hatta : " Dalam kajian singkatnya beliau mengingatkan kepada seluruh Pengurus Muhammadiyah harus berjihad dengan total di Muhammadiyah tidak boleh setengah hati "
Langganan:
Postingan
(
Atom
)




















