Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Selamat Datang di Blog kami semoga Bermanfaat..aamiin.
Tampilkan postingan dengan label Info Persyarikatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Persyarikatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Agustus 2019

Kilas Balik Idul Qurban Bersama Panti Asuhan Muhammadiyah Krembangan


Alhamdulillah prosesi penyembelihan hewan qurban sebanyak 2 ekor sapi 13 ekor kambing berjalan dengan lancar. 250 bungkus daging qurban didistribusikan kepada Yatim & Dhuafa binaan Pantiasuhan Achmaddahlan dan Pam Nyai Walidah Surabaya beserta masyarakat dilingkungan sekitar panti asuhan.Jazakallahu khoir ....Terima kasih kami sampaikan kepada para bapak / ibu / lembaga donatur yang sudah mempercayakan hewan qurbannya kepada kami untuk dibagikan kepada para Yatim & Dhuafa binaan kami.Semoga Allah SWT menerima hewan qurban bapak / ibu / lembaga donatur dan menambah ketaqwaaan dan diberikan keberkahan.Amiiinnn....

Jumat, 09 Agustus 2019

Meraih Medali Emas, SD Muhammadiyah 11 Surabaya Kibarkan Merah Putih di Singapura


Singapura : “ Menjelang Perayaan Kemerdekaan Ke 74 Republik Indonesia, SD Muhammadyah 11 Surabaya Mendapatkan Anugerah yang luar Biasa berupa 2 Prestasi membanggakan yaitu Sebagai Sekolah Terbaik ke 2 secara kuantitas dan Kualitas Tingkat Kota Surabaya.
Dan Satu lagi Prestasi Internasional Telah Berhasil diraih SD Muhammadiyah 11 Surabaya yaitu Meraih Medali Emas dalam Ajang International Mathematics Contest Singapore (IMCS) 2019 ke -15, tanggal 2 - 5 Agustus 2019 di Singapore .
Dialah Seorang siswa bernama “ Muhammad Izzuddin Al Qosam Yahya “ kelas 5 SD Muhammadiyah 11 Surabaya yang berhasil Meraih Medali Emas dalam Ajang ajang International Mathematics Contest Singapore (IMCS) 2019 ke -15, tanggal 2 - 5 Agustus 2019 di Singapore ( Saat mengikuti Lomba masih masuk leves kelas 4, tapel 2018 – 2019 ).

Senin, 22 Juli 2019

'Aisyiyah Krembangan Raih 3 Piala Lomba Milad 'Aisyiyah ke-105*


PCA Krembangan Meraih Prestasi Membanggakan >>>
Menyemarakkan puncak Milad 'Aisyiyah ke-105 yang dipusatkan di Tauhid Tower gedung UM.Surabaya lt 13, Aisyiyah Krembangan mengajak 43 anggotanya untuk berpartisipasi dalam perhelatan tersebut.
Kegiatan Milad pada hari Ahad (21/7 2019) menyedot banyak peserta karena selain bertepatan pada hari libur juga karena tradisi Aisyiyah dimana setiap menggelar acara pesertanya selalu berjibun.
Untuk menyukseskan kegiatan Milad kali ini Aisyiyah Krembangan mengikuti seluruh rangkaian lomba pada tgl 23 Juni 2019 dengan 7 jenis lomba diantaranya lomba merias wajah, mading, kultum, cerita sejarah Aisyiyah Cabang, memasak, senam lansia, dan sosialisasi TB
Alhamdulillah pada lomba kali ini PCA Krembangan mendapat 3 kejuaraan yaitu juara 1 merias wajah yang diwakili duo generasi millenial yaitu Mbak Bella Prima Medisica putri pasangan Bapak Ir. H. Primi Hariono - Ibu Hj. Rahmi Aprilawati, MM yang juga cucu mantan Wakil Ketua PD. Aisyiyah Kota Surabata Ibu Hj. Tien Masrufah.
Sedangkan modelnya adakah Mbak Alma Robihah Suandari putri alm. Bapak H. Sukaryadi (wakil ketua MPKU PCM Krembangan)- Ibu Aning Handari R (Anggota PCA Krembangan)
Sedangkan lomba mading meraih juara Harapan 2 diwakili oleh Yuni, Sampurna, SE. (Bendahara Majelis Dikdasmen), Fitri Yuliana Dj, SE. (Sekretaris Majelis Dikdasmen), dan Intan Pradana (Ketua PC. Nasy'iah Krembangan)
Tak ketinggalan Kultum juga meraih Harapan 1 yang diwakili Ustadzah Robica, M.Pd (Ketua Majelis Kesehatan yang juga sehari-hari sebagai guru SD MuhlaS)
Semoga semarak Milad tahun 2019 membawa manfaat bagi seluruh Cabang sekota Surabaya dan semakin memberdayakan anggotanya untuk berkiprah ditengah tengah umat (mur's)

Kamis, 08 Maret 2018

Penasaran Dengan Muhammadiyah Krembangan, PP Muhammadiyah & PP Aisyiyah Kunjungi Panti Asuhan & Klinik PCM Krembangan


muhammadiyahkrembangannews.: “ Program Save Walidah yang diluncurkan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan yang Viral tidak hanya level Kota Surabaya tetapi sudah Viral sampai level Nasional Bahkan Internasional telah membuat Majelis Pembina Kesehatan Umum ( MPKU ) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Majelis Keejahteraan Sosial ( MKS ) Pimpinan Pusat Aisyiyah penasaran untuk berkunjung ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan.

Selasa, 19 Desember 2017

Ketika MACAN Beraksi Rame-Rame .......

Istilah MACAN menjadi kini Viral dikalangan warga Surabaya khususnya di Komunitas Peduli Yatim Piatu dan Dhuafa. MACAN  sebuah istilah yang tiba-tiba muncul  di Group Sava Walidah menanggapi begitu Besarnya Antusiasme para Ibu-Ibu yang Berebutan Kavling Surga dengan membantu Membeli Rumah untuk Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai Waiidah.
“ Dijual Rumah Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai Walidah “ Sebuah pesan tertulis yang terpampang di sebuah Baliho / Banner Besar di Depan Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai Walidah Telah Menggugah & Menggerakkan Hati Para MACAN untuk terjun langsung Membantu Membelikan Rumah untuk Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai Waliidahh.

Kamis, 14 Desember 2017

HOAX , Alumni SMU Mujahiddin Rame-Rame Datangi Panti Asuhan ! Ternyata ????

>" Belasan  Alumni SMU Mujahidin Surabaya Angkatan 1998 Bersilaturrahim ke Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai Walidah. Kehadiran Bapak Ibu Alumni  SMU Mujahiddin Surabaya dipimpin oleh Bapak Erwin yg lebih akrab dipanggil Big Panzer karena tubuh beliau yg Besar.
Rombongan Alumni SMU Mujahiddin disambt oleh Pengurus & Panitia Pembelian Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai antara lain : " Bapak H. Muhammad Yamin, Bapak Slamet Supriyadi, Ibu Ary, dan Bu Reni.

Senin, 20 November 2017

Belajar Strategi Penutupan Lokalisasi, MUI Banyuwangi Silaturrahim ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan mendapat kunjungan tamu istimewa yaitu Dewan Pimpinan Majelis Ulama Kabupaten Banyuwangi. Pada hari Sabtu, 18 Nopember 2017 DP MUI Banyuwangi yang berjumlah 20 orang yg dipimpin langsung oleh ketua Banyuwangi, KH. Muhammad Yamin,LC bersilaturrahim ke PCM Krembangan.
Rombongan DP MUI Banyuwangi disambut dengan hangat oleh PC. Muhammadiyah & PC. Aisyiyah Krembangan yang dipimpin oleh Bapak Sutikno,S.Sos ( Ketua PC. Muhammadiyah Krembangan ).
Dalam sambutannya, ketua MUI Banyuwangi, KH. Muhammad Yamin,LC menyampaikan bahwa kehadiran MUI Banyuwangi  ke PCM Krembangan adalah untuk belajar mengenai keberhasilan Muhammadiyah & Aisyiyah Krembangan dalam membantu pemerintah menutup Lokalisasi Prostitusi di Krembangan ( Dupak Bangusari & Tambak Asri / Kremil ), beliau menyampaikan bahwa di Banyuwangi juga ada tempat prostitusi yg kendalanya apabila satu tempat ditutup akan berpindah ke Lokalisasi Lain bahkan turun ke jalanan yg tentunya bisa menimbulkan masalah sosial baru.

Rabu, 13 September 2017

Terus Bantu Rohingya, Muhammadiyah Dirikan Pasar di Rakheine State

Melalui dana bantuan yang diterima Lembaga Zakat Persyarikatan Muhammadiyah, LazisMu, akan dibangun pasar di Rakhine State, Myanmar. Pasar ini diharapkan sebagai bentuk rekonsiliasi dan upaya pemulihan ekonomi warga.
Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Rahmawati Husein, dalam siaran persnya mengatakan, pasar perdamaian dibangun bukan hanya untuk memulihkan perekonomian di Rakhine State. Tetapi juga, diharapkan sebagai simbol perdamaian.
“Apalagi pasar menjadi tempat bertemunya semua kalangan dan warga dari berbagai etnis dan golongan, tersedia pasar yang representatif dan menjaga kesempatan untuk bertransaksi dengan baik, membangun kesempatan yang sama mengembangkan perekonomian, dan tentu kampanye perdamaian dan rekonsiliasi bisa berjalan secara organik dan simbolik,” papar Rahmawati, yang juga Pengarah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat 8 September 2017.

Selasa, 12 September 2017

Pemuda Muhammadiyah : Hanya Manusia Yang Peduli Dan Mengerti Tentang Rohingya !!!

‌Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah  Kabupaten OKU, Provinsi Sumatera Selatan,  Bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Melaksanakan Aksi Bela Rohingya Termasuk Penggalangan Dana Bersama Aliansi Pemuda Islam OKU Peduli Rohingya , yang juga didalamnya ada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) serta KAMMI OKU RAYA.
Dalam Kegiatan ini , Juga terdapat dukungan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Marratu Fahri, S.I.P, M.I.P.

Infaq Jum’at Masjid Muhammadiyah se-Jatim Disalurkan ke Rohingya

Derita etnis Muslim Rohingya di Myanmar kembali menggugah nurani kemanusiaan. Sejak 1982, etnis Rohingya telah mengalami persekusi dan pengusiran berulang kali. Terakhir, ribuan orang harus melarikan diri karena kebrutalan militer Myanmar. Jumlah korban pun kurang lebih 1.000-an orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

Menyikapi hal ini, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menginstruksikan agar Pimpinan Daerah (PDM) se-Jawa Timur melakukan penggalangan dana untuk disalurkan pada etnis Muslim Rohingya.

“Menginstruksikan kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Jawa Timur untuk mengkoordinasikan penggalangan dana dalam rangka meringankan penderitaan saudara kita Muslim Rohingya,” demikian salah satu petikan surat bernomor 745/INS/II.0/C/2017 yang dikeluarkan pada 14 Dzulhijjah 1438 H bertepatan 5 September 2017, Ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris PWM Jatim, DR Saad Ibrahim dan Ir Tamhid Masyhudi, dijelaskan setidaknya ada 3 cara penggalangan dana yang dapat dilakukan. Pertama, dari anggota dan simpatisan Muhammadiyah.

Senin, 11 September 2017

Ketum PP Muhammadiyah : Ormas Jangan Main Hakim Sendiri di Negara Hukum

Sehubungan dengan terjadinya pembubaran kegiatan Daurah Tahfidzul Quran yang terjadi di Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah oleh sekelompok orang yang mewakili organisasi kemasyarakatan tertentu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyesalkan tindakan tersebut.
“Tindakan main hakim sendiri seperti itu apapun alasannya tidak boleh dilakukan oleh masyarakat atau organisasi kemasyarakatan”, ujar Haedar Nashir ketika dihubungi redaksi muhammadiyah.id pada Ahad (10/9).

Muhammadiyah Jatim Sudah Kumpulkan 1 Miliar Untuk Rohingya

Tragedi Kemanusiaan yang dialami Muslim Rohingya mengunggah simpati dan kepedulian di berbagai daerah tidak terkecuali Jawa Timur, sejak seminggu yang lalu Muhammadiyah melalui Lazismu telah menggalang dana kemanusiaan untuk rohingya dengan semangat membantu untuk sesama.
Tabulasi perolehan dana kemanusiaan untuk rohingya hingga pagi ini 11 September 2017 secara nasional telah mencapai 3,5 Miliar yang dihimpun dari Lazismu berbagai daerah di Indonesia dan terus akan bergerak mengumpulkan donasi
Yang menarik adalah wilayah yang paling banyak mengumpulkan donasi adalah dari Muhammadiyah Jawa Timur , melalui Lazismu wilayah Jatim telah terkumpul donasi kemanusiaan untuk rohingya senilai 1 Miliar lebih tentu ini pencapaian yang patut diapresiasi bahwa kepercayaan masyarakat menyalurkan donasi lewat Muhammadiyah cukup tinggi.

Untuk wilayah Jawa Timur donasi rohingya terbanyak dikumpulkan oleh Muhammadiyah Lamongan disusul Muhammadiyah Kota Surabaya, publikasi dan update laporan penerimaan dana kemanusiaan ini sebagai bentuk transparansi dan memotivasi untuk lebih massif menggalang bantuan untuk saudara – saudara kita di Rohingya

Kamis, 07 September 2017

Miliki Akses ke Myanmar, Lazismu Galang Donasi Rohingya !

Indonesia merupakan satu-satunya negara yang memiliki akses mendistribusikan bantuan bagi etnis Rohingya yang menjadi korban diskriminasi dan kekerasan di Myanmar. Organisasi donasi kemanusiaan milik Muhammadiyah, Lazismu, jadi garda depan membawahi sebanyak 11 organisasi serupa sedunia untuk mendistribusikan bantuan bagi kaum Rohingya.
Direktur Utama Lazismu Andar Nubowo mengatakan, pihaknya akan mendata apa saja kebutuhan kaum Rohingya. Hal itu penting agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. “Pekan depan, kami akan kirim 10 tim advance untuk memetakan apa saja yang dibutuhkan di sana. Jangan sampai nanti butuhnya bahan pangan, malah kita kasih yang lain,” ujar Andar di Sekretariat Amnesty International bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/9/2017).

Rabu, 06 September 2017

Pemuda Muhammadiyah Desak Dubes Myanmar Pergi dari Indonesia

Apa yang terjadi di Myanmar bukan sekadar konflik. Namun, pembantaian. Pembantaian yang sudah lama berlangsung namun dunia seolah tak mampu berbuat apa-apa. Sekedar bersikap pun gak ada, tidak ada yang menunjukkan keprihatinan dan empati.
Pemuda Muhammadiyah menyoroti  tegas kejahatan kemanusiaan ini. “Tahun yang lalu, saya bersama delegasi Religion for Peace sempat mencoba mediasi dialog dan masuk Ke Camp pengungsian etnis Rohingya, namun tidak bisa”, tegas Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua PPPM. 
Jadi Sudah lama berbagai mediasi dialog dan lobby terhadap pemerintah Junta Militer sampai dengan pemerintah hasil pemilu saat ini yang dikendalikan oleh Peraih hadiah Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi, dilakukan berbagai komponen, namun selalu gagal dan tidak berbuahkan hasil yang signifikan Bagi perdamaian dan penghentian kekerasan kepada Etnis Rohingya.
“Misi-misi Kemanusiaan seperti bantuan logistik dan kesehatan sulit menembus dan mendapat Akses, jadi menurut kami yang paling dibutuhkan saat ini, oleh etnis Rohingya yang Sedang dihadapkan dengan fakta pembantaian oleh militer Myanmar bukan bantuan logistik dan kesehataan. Tapi, tekanan Politik dari dunia terhadap pemerintah Myanmar yang Sedang melakukan pembantaian”, lanjut Dahnil.
PBB seharusnya menekan Myanmar secara Politik, menghukum Mereka, Karena terang melakukan kejahatan Kemanusiaan secara brutal, dan seolah dunia melegalkan pembantaian tersebut.
“Kami berharap pemerintah Indonesia bisa memimpin menyampaikan sikap tegas dan terang dalam bentuk tekanan Politik luar Negeri dengan menghimpun Negara-Negara yang peduli dengan tragedi Kemanusiaan di Myanmar tersebut”, lanjutnya.
Pemuda Muhammadiyah mendesak perlu pemerintah Indonesia untuk tegas misalnya melakukan peringatan diplomasi yang keras misalnya dengan menarik Dubes RI dari Myanmar, dan meminta Dubes Myanmar di Indonesia untuk meninggalkan Indonesia selama perilaku “legalisasi” pembantaian etnis Rohingya dihentikan dan menemukan jalan damai. 
Bahkan, pada taraf berikutnya meminta Sidang khusus ASEAN agar mengeluarkan Myanmar dari keanggotaan ASEAN dan menghimpun Negara-Negara yang menjunjung tinggi HAM untuk melakukan embargo terhadap Myanmar. political diplomacy pressure seperti ini agaknya belum dilakukan oleh dunia, termasuk oleh Indonesia.(sp/red)
    
http://sangpencerah.id/2017/08/pemuda-muhammadiyah-desak-dubes-myanmar-pergi-dari-indonesia/?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

Selasa, 05 September 2017

Muhammadiyah Desak PBB dan Pemerintah Mengatasi Krisis Kemanusiaan Rohingya

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendesak PBB, ASEAN, dan Pemerintah Indonesia segera mengambil sikap untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang dialami etnis Rohingya, Myanmar. Pernyataan sikap PP Pusat Muhammadiyah terkait Genosida Etnis Rohingya itu tertuang dalam surat bernomor: 396/PER/I.0/H/2017.
Surat Sebagai respon terhadap perkembangan terkini di Myanmar itu ditandatangani oleh Ketua PP Muhammadiyah Bahtiar Effendy dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti. Berikut isi surat pernyataan sikap Pengurus Pusat Muhammadiyah tersebut :

Minggu, 03 September 2017

Muhammadiyah Krembangan BerQurban 1438 H

Alhamdulillah, Segala Puji Hanya Pada Allah SWT. Sholawat dan Salam Semoga tetap tercurahkan pada tauladan ummat Rasulullah Muhammad SAW. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh jajaran Majelis Pelayanan Sosial, Majelis Tabligh, Kepala / Ketua Amal Usaha Muhammadiyah Krembangan serta Seluruh Masyarakat yang telah mempercayakan amaliyah Qurbannya kepada Muhammadiyah Krembangan. Semoga Amal Ibadah kita semua diterima Allah SWT...Aamiin...
Pelaksanaan Kegiatan Idul Qurban yaitu Sholat Ied dan Pemotongan serta pembagian Qurban terbagi dalam beberapa titik / posko yang tersebar di beberapa kelurahan di wilayah kerja Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan.

Jumat, 11 Agustus 2017

Pernyataan Sikap PP Muhammadiyah Terkait PERPPU Ormas

JAKARTA, Suara Muhammadiyah-Setelah melalui sidang pleno, Pimpinan Pusat Muhammadiyah akhirnya menyatakan sikap resminya terkait Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat atau PERPPU Ormas. Sikap Muhammadiyah ini tertuang dalam Pernyatan Sikap Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 364/PER.I.O/A/2017. Pernyataan yang ditandatangani langsung oleh ketua umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan sekretaris umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti itu memuat enam poin penting.
Pernyataan bertanggal 2 Agustus 2017 itu mempertegas komitmen Muhammadiyah untuk mendukung Negara Pancasila, dan menolak pemutlakan gagasan Khilafah Islamiyah. “Muhammadiyah menolak paham yang memutlakkan sistem kekhalifahan Islam yang  disertai sikap menegasikan pilihan politik Islam lainnya dengan    menuding sebagai  sistem  di  luar Islam (tidak   lslami, sistem  thaghut), lebih-lebih apabila disertai gerakan untuk  mengganti sistem politik yang telah berlaku pada setiap negara Islam atau negara  Muslim.”

Senin, 18 April 2016

" Maklumat PP Muhammadiyah, Awal Puasa 6 Juni 2016 "

Yogyakarta- Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan Maklumat NOMOR:01/MLM/I.0/E/2016 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1437 Hijriah. Dalam Maklumat penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah yang ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, dan Sekretaris Umum Abdul Mu'ti tersebut, awal Ramadan akan dimulai pada 6 Juni 2016.
Idul Fitri atau tanggal 1 Syawal 1437 Hijriah akan jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2016, dan Idul Adha bertepatan pada hari Senin 12 September 2016. Berikut hasil lengkap hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1437 Hijriah. 
RAMADAN 1437 H
1.  Ijtimak jelang Ramadan 1437H terjadi pada hari AhadLegi, 5 Juni 2016 M pukul 10:01:51WIB.

Sabtu, 27 Februari 2016

" Kilas Balik Serah Terima Jabatan PC Muhammadiyah Krembangan dan Majelis, Masa Jabatan 2015 - 2020 "

Krembangan - " Setelah melaksanakan Musycab pada tanggal 24 Januari 2016, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan Kota Surabaya masa jabatan 2015 - 2020 Melaksanakan Rangkaian kegiatan organisasi yaitu : " Serah Terima Jabatan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan Beserta Majelis " yang dilaksanakan pada Hari Kamis 25 Februari 2016 di SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Jl. Dupak Bangunsari 37 - 41 Surabaya.

Acara dimulai pukul 20.30 WIB dibuka oleh MC Bp. Yusuf Abu Sulthon. Acara diawali dengan Pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ananda Achmad Mujjaddid ( PRPM Morokrembangan ) dan dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Muhammadiyah Sang Surya, seluruh peserta yang hadir berdiri dan dengan khidmat menyanyikan Mars Muhammadiyah.
Setelah menyanyikan mars Muhammadiyah selesai. Acara berikutnya adalah Kajian singkat yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Hatta : "  Dalam kajian singkatnya beliau mengingatkan kepada seluruh Pengurus Muhammadiyah harus berjihad dengan total di Muhammadiyah tidak boleh setengah hati "