Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah
Kabupaten OKU, Provinsi Sumatera Selatan, Bersama Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah Melaksanakan Aksi Bela Rohingya Termasuk Penggalangan
Dana Bersama Aliansi Pemuda Islam OKU Peduli Rohingya , yang juga didalamnya
ada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) serta KAMMI OKU RAYA.
Dalam Kegiatan ini , Juga terdapat dukungan dari Pimpinan
Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Marratu Fahri,
S.I.P, M.I.P.
“Silahkan Lanjutkan, sebab itu merupakan Syiar Agama, dan
Sesuai dengan Tujuan Muhammadiyah, yaitu Berislam, Aksi Bela Rohingya bukan
saja tentang Muslim, tapi mengenai Kemanusiaan” tutupnya
Dilain kesempatan, Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten
Ogan Komering Ulu Fauzan
Qalam Ardhi, A.M.d (Fauzan Azkhan) menyampaikan
Orasinya didepan Gedung DPRD Kab.OKU, ia menyatakan Bahwa Aksi ini bukan untuk
mencaci Pemimpin, Wakil Rakyat maupun Aparat.
“Aksi Hari ini adalah Aksi Damai, Aksi Kemanusiaan, bukan
untuk mencaci pemimpin, wakil rakyat maupun aparat, namun mengajak mereka
bersama, agar peduli terhadap rohingya, sesuai dan sejalan apa yang menjadi
cita-cita dari Pancasila & UUD 45”.
Adapun pernyataan tragedi Rohingya tidak ada Kaitan Agama
, serta Tudingan Aksi Bela Rohingya menggoreng Isu, Fauzan Menjawab
Bahwa Tudingan itu salah alamat.
“Sangat tidak benar bila dikatakan tidak ada kaitan
agama, bila dikatakan tidak saja masalah agama, namun ada masalah politik,
ekonomi etnis dan seterusnya itu baru benar.
Lah biksunya sendiri di forum sudah menyatakan
kebenciannya terhadap Islam, khususnya Muslim Rohingya, bahkan menyamakan
Muslim dengan Ular Berbisa dan Beracun, Lantas Bagaimana bisa Kejadian ini
tidak ada hubungan dengan Agama ?.
Aksi Bela Rohingya adalah Aksi Kemanusiaan, Tudingan Aksi
Bela Rohingya adalah Menggoreng isu, itu salah alamat, Presiden Turki ,
Chechnya Turun Langsung memimpin Aksi Protes, Apa Mereka sedang Menggoreng Isu
?.
Bahkan Paus Paulus, Pemimpin Katholik, Non-Muslim ikut
mengecam Myanmar, Apa Paus Paulus juga sedang Menggoreng Isu ?
Memang Hanya Manusia yang Peduli dan Mengerti tentang apa
yang terjadi Di Rohingya” Tutupnya.
(SP/OKU).
IMM Kutuk Keras Pembantaian Rohingya, Indonesia Harus
Tegas Ambil Sikap
Ikatan
Mahasiswa Muhammdiyah (IMM) mengutuk keras serta mengecam kejahatan kemanusiaan
terhadap etnis Muslim Rohingya. Ketua DPP IMM Bidang Tabligh dan Kajian
KeIslaman, Kadarisman menyatakan siapapun pihak yang melakukan tindakan
pengusiran, pembakaran pemukiman, pemerkosaan serta pembantaian terhadap etnis
Muslim Rohingya adalah musuh bersama.
“Kami
mengutuk keras siapapun yang terlibat dalam pembantaian itu. Entah itu para
biksu, militer atau presiden myanmar sekalipun yang diam terhadap kejahatan
& menyatakan dengan tegas bahwa mereka adalah musuh bersama,” katanya
seperti dikutip dari rilis.id, Sabtu (2/9/2017).
Di
samping itu, Pemerintah Indonesia sedapatkan mungkin membangun komunikasi
dengan negara-negara Mayoritas Muslim lainnya untuk meminta kepada PBB agar
menjatuhkan sanksi yang berat terhadap Myanmar.Ia juga meminta Pemerintah
Indonesia, diharapkan dapat melayangkan surat pernyataan mengecam dan mengutuk
kebiadaban tersebut kepada pemerintah Myanmar.
“Indonesia
sebagai negara dengan populasi umat Muslin terbesar di dunia harus tanggap dan
secara cepat mengambil bagian dalam misi penyalamatan Muslim Rohingya,”
jelasnya.
Menurutnya,
Aung San Suu Kyi sebagai orang nomor satu di Myanmar harus bertanggungjawab
atas kebiadaban yang dilakukan oleh militernya. Kejahatan kemanusiaan dan
pelanggaran HAM berat yang dilakukan kepada Etnis Muslim Rohingya menunjukkan
bahwa Aung San Suu Kyi sudah tidak pantas mendapatkan Nobel perdamaian.
“Mestinya
pemimpin negara-negara di dunia, utamanya negara mayortias muslim bersuara
untuk mencabut Nobel yang disandangnya. Sebab kekejaman itu cenderung didiamkan
oleh Presiden yang konon dijuluki sebagai tokoh Perdamaian tersebut,” paparnya.
Ia
juga menyeru kepada Seluruh Rakyat Indonesia terutama warga muslim & kader
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah agar kiranya dapat membantu mendoakan
saudara-saudara muslim Rohingya agar senantiasa diberi kekuatan, keselamatan
& perlindungan.(sp/rilis)




Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Monggo Sarang & Kritiknya !