Banyak hikmah yang
dapat dipetik dari ajaran ibadah kurban, di antaranya adalah:
1. Ekspresi rasa syukur
kepada Allah swt. atas limpahan nikmat-Nya, sebagaimana terkandung dalam perintah
berkurban pada surat al-Kautsar (107): 1-3, karena Allah telah memberikan nikmat
yang banyak.
2. Wujud ketakwaan
kepada Allah swt., yakni dengan mematuhi perintah Allah swt. tanpa
mempertimbangkan untung rugi secara pribadi. Allah swt. berfirman: Artinya: “Daging-daging
unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah,
tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” [QS. al-Hajj (22):
37]
3. Meneladani kisah
Nabi Ibrahim a.s. dan Ismail a.s., khususnya dalam menjalani ketaatan kepada
perintah Allah dengan penuh ikhlas dan kesabaran.
4. Meningkatkan
kebersamaan dengan sesama Muslim, yakni ketika berkurban dengan berkelompok (1
ekor sapi untuk 7 orang) dan ketika penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban.
5. Meningkatkan rasa
empati dan simpati kepada masyarakat yang membutuhkan dengan membagikan daging
kurban kepada yang berhak menerimanya.
6. Meningkatkan
semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dalam usaha pengadaan hewan
kurban dan pengelolaan kulit hewan kurban; sejak dari pembibitan/penggemukan,
penjualan dan pengelolaan kulit hewan kurban.


Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Monggo Sarang & Kritiknya !